Pengertian Ilmu Pengetahuan Menurut Para Ahli, Lengkap!

Claritin.us – Pengertian Ilmu Pengetahuan Menurut Para Ahli, Lengkap!, Pengertian Ilmu Pengetahuan Menurut Para Ahli, Lengkap!

Pengertian Ilmu Pengetahuan Menurut Para Ahli, Lengkap!

Pengertian Ilmu Pengetahuan

 Pengertian Ilmu Pengetahuan

ilmu pengetahuan ialah suatu yang menjelaskan definisi tentang alam semesta yang disusun kedalam suatu bahasa yang mampu untuk dimengerti oleh manusia sebagai suatu usaha agar dapat mengetahui serta mengingat tentang sesuatu. Dalam kata lain ilmu berarti sesuatu yang mampu kita dapatkan dari suatu kegiatan yaitu kegiatan membaca dan memahami benda maupun peristiwa. Ilmu bukan hanya sekadar pengetahuan (knowledge), tetapi juga merangkum tentang suatu kumpulan pengetahuan berdasarkan teori-teori yang disepakati serta dapat secara sistematik diuji dengan suatu perangkat metode yang diakui dalam suatu bidang pada ilmu tertentu. Jika dipandang dari sudut filsafat, ilmu dapat terbentuk disebabkan karena manusia mencoba untuk berusaha berfikir lebih jauh tentang pengetahuan yang dimilikinya. Ilmu sangatlah beragam, diantaranya mencakup tentang ilmu matematika dan ilmu fisika.

Saat kecil kita selalu memulai untuk belajar dengan membaca huruf abjad, lalu berlanjut dengan menguasai satu-persatu kata-kata dan seiring bertambahnya umur atau usia secara sadar maupun tidak sadar sebenarnya kita selalu belajar membaca, hanya saja yang kita baca sudah terus berkembang bukan hanya dalam bentuk bahasa tulis namun membaca alam semesta beserta isinya merupakan suatu usaha kita agar mampu untuk menemukan kebenaran. Dengan ilmu maka hidup akan menjadi sangat mudah, karena ilmu juga merupakan alat untuk menjalani kehidupan.

Pengertian Ilmu Menurut Para Ahli

 Pengertian Ilmu Menurut Para Ahli

  1. Moh. hatta
  2. Ilmu pengetahuan merupakan pengetahuan atau studi yang mengatur tentang suatu pekerjaan hokum umum, karena akibat dalam suatu kelompok masalah yang sifatnya sama baik dilihat dari kedudukannya ataupun hubungannya.

  3. Syahruddin Kasim
  4. Ilmu pengetahuan merupakan suatu pancaran hasil dari metabolisme ragawi sebagai hidayah dari sang pencipta yang merupakan asal dari proses interaksi fenomena fitrawi, melalui dimensi hati, nafsu yang rasional, akal, empirik serta hakiki dalam menjelaskan hasanah alam semesta demi untuk menyempurnakan tanggung jawab kekhalifaan.

  5. Helmy A. Kotto
  6. Pengertian ilmu pengetahuan menurut pendapat Helmy. A. Kotto bahwasanya ilmu pengetahuan merupakan serangkaian proses yang panjang didalam pembentukan pengetahuan itu sendiri dan dilakukan secara terus menerus sampai benar benar dapat menemukan dan menjelaskan fenomena serta keberadaan alam itu sendiri.

  7. Mappadjantji Amien
  8. Ilmu pengetahuan adalah suatu ilmu yang berawal dari keinginantahuan manusia, yang bisa bersumber dari wahyu, hati dan alam semesta serta memiliki paradigma, metode, objek pengamatan, dan media komunikasi yang dapat membentuk kajian baru.Ilmu pengetahuan itu sendiri bertujuan untuk memahami alam semesta agar bisa dimanfaatkan dan menemukan diri untuk menggali potensi fitrawi agar mengenal Allah.

  9. Sondang Siagian
  10. Menurut pendapat Sondang Siagian bahwa ilmu pengetahuan adalah serentetan objek yang bersifat ilmiah yang mempunyai sekumpulan prinsip, dalil, serta rumus, yang didapat dengan serangkain percobaan yang bersifat sistematis dan dilakukan secara berulang kali, telah teruji kebenarannya, prinsip-prinsip, dalil-dalil dan rumusannya.Dan rumusannya dapat diajarkan dan dipelajari untuk kepentingan yang lebih besar.

  11. Soerjono Soekanto
  12. Pengertian ilmu pengetahuan menurut pendapat Soerjono Soekanto adalah pengetahuan yang dapat disusun secara sistematis dengan menggunakan kekuatan akal pemikiran. Pengetahuan akan selalu dapat diperiksa dan diuji dengan kritis oleh setiap orang yang memiliki niat untuk mengetahuinya.

  13. Ralp Ross dan Ernes Van Den Haag
  14. Menurut pendapat Ralp Ross dan Ernes Van Den Haag yang ditulis pada bukunya yang berjudul The Fabric of Society, menyatakan bahwa ilmu pengetahuan memiliki kriteria empiris, rasional umum, kumulatif, dan keempatnya serentak harus terpenuhi.

  15. Abu Bakar
  16. Menurut pendapat dari Abu Bakar, bahwa pengertian ilmu pengetahuan adalah suatu pendapat (usulan)atau buah pikiran, yang memenuhi unsur persyaratan dalam suatu ilmu pengetahuan terhadap suatu bidang masalah tertentu.

  17. Asle Montagu
  18. Pengertian ilmu pengetahuan menurut pendapat Asle Montagu dalam bukunya the cultured man adalah sebagai suatu pengetahuan yang disusun dalam satu wadah atau sistem yang berasal dari pengalaman, proses pembelajaran dan percobaan yang telah dilakukan dan hasilnya dapat dipakai untuk menentukan hakikat prinsip tentang hak yang sedang dipelajari.

  19. V.Afayanev
  20. Menurut pendapat V. Afayanev, bahwa pengertian ilmu pengetahuan dalam buknya Marxist Philosophy adalah suatu pengetahuan manusia tentang alam, masyarakat dan pikiran.

Syarat Ilmu

  1. Objektif
  2. Yang dimaksud dengan objektif ialah, Ilmu haruslah mempunyai objek ilmu itu sendiri dan bersifat kajian yang terdiri dari suatu golongan masalah yang sama baik sifat serta hakikatnya, tampak dari luar ataupun bentuknya dari dalam. Objek kajiannya dapat bersifat ada, atau yang mungkin ada karena masih harus diuji dulu keberadaannya. Dalam menganalisa serta mengkaji objek, yang dicari adalah kebenaran, yakni adanya kesesuaian antara pengetahuan dengan objeknya, sehingga disebut kebenaran objektif; bukan subjektif, yang menganalisa serta mengkajinya berdasarkan dari subjek peneliti atau subjek penunjang penelitian.

  3. Metodis
  4. serangkaian upaya yang mampu untuk dilakukan agar mampu meminimalkan kemungkinan terjadinya penyimpangan dalam mencari dan merumuskan kebenaran. Tapi apapun upaya tersebut harus mempunyai konsekuensi, dimana harus ditemukan cara tertentu untuk menjamin bahwa kebenaran itu bisa dipastikan. Metodis berasal dari akar bahasa Yunani “Metodos” yang berarti: cara, jalan. Bisa diartikan secara umum, metodis mempunyai arti suatu metode tertentu yang lazim digunakan dan pada umumnya merujuk pada suatu metode ilmiah.

  5. Sistematis
  6. Dalam rentang waktu untuk mencoba mengetahui dan menjelaskan suatu objek, ilmu juga bisa diurai dan dirumuskan dalam hubungan yang teratur dan logis sehingga dapat dipastikan membentuk suatu sistem yang berarti secara utuh, terpadu, menyeluruh, dan mampu menjelaskan serta mengurai rentetan sebab dan akibat yang menyangkut objeknya. Pengetahuan yang dapat terurai dan tersusun secara sistematis dalam rangkaian sebab akibat yang merupakan syarat ilmu yang ketiga.

  7. Universal
  8. Perumusan kebenaran yang akan dicapai ialah kebenaran universal yang bersifat umum (tidak bersifat tertentu). Meliputi: semua segitiga sama sisi mempunyai sudut 180º. Universal adalah syarat mutlak dalam merumuskan suatu ilmu dan karenanya universal merupakan syarat ilmu yang keempat. Seiring berjalannya waktu, ilmu-ilmu sosial akhirnya benar–benar menyadari akan suatu kadar ke-umum-an (universal) yang terkandung berbeda dengan ilmu-ilmu alam ,yang mana objek dari ilmu alam adalah tindakan manusia itu sendiri. Oleh karena itu untuk mencapai tingkat ke-umum-an atau ke-universal-an dalam ilmu-ilmu sosial, harus tersedia konteks keuniversalan itu sendiri.

Jenis-jenis Ilmu

  1. Ilmu abadi
  2. Merupakan suatu pengetahuan yang diberikan oleh Tuhan kepada manusia yang berbentuk dalam kitab suci alquran dan hadist, yang disampaikan untuk manusia dan berperantara rasul atau nabi sebagai utusan Tuhan untuk menyampaikan wahyu. Ilmu ini merupakan suatu bentuk ilmu yang sudah dipastikan kebenarannya dan tidak akan berubah sampai akhir zaman serta mampu dibuktikan dalam situasi,kondisi dan tuntutan zaman apapun.

  3. Ilmu yang dicari
  4. Adalah pengetahuan yang dapat dicari ataupun dipelajari oleh manusia sebagai hasil dari usaha mencari definisi alam semesta, ilmu jenis tidak mempunyai kepastian, jadi dapat berubah entah itu bertambah ataupun akan berkurang sesuai kebutuhan zamannya ataupun hasil riset penemuan manusia sebagai makhluk yang berakal. Sebuah ilmu bisa dianggap mempunyai kebenaran dimasa lalu tapi bisa berkembang dan menjadi tidak cocok dimasa yang akan datang ketika dilakukan penelitian terbaru atas ilmu yang bersangkutan.

Dengan demikian maka telah selesai pembahasan kita tentang materi pengertian ilmu pengetahuan menurut para ahli. Baca artikel yang menarik lainnya pada blog ini agar menambah wawasanmu.
Terima Kasih Atas kunjungan anda di halaman  Pengertian Ilmu Pengetahuan Menurut Para Ahli, Lengkap!, Jangan lupa untuk Membookmars Halaman ini jika  Pengertian Ilmu Pengetahuan Menurut Para Ahli, Lengkap! berguna untuk anda.

Leave a Reply